“Kedepan saya kira kalau sudah ada manajemen masjid yang baik dan benar, setidaknya akan ada bisnis masjid yang akan berdampak kepada pemasukan keuangan dan akan digunakan untuk membenahi masjid,” ujar Al Haris.
Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga meminta Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jambi untuk membantu membenahi manajemen masjid melalui studi banding dan bimbingan teknik Imam Masjid dan lain sebagainya.
“Kita juga ada pelatihan yang akan dibuat oleh Dewan Masjid Indonesia yaitu rencana studi banding ke masjid yang paling bagus manajemen nya dengan tujuan untuk membuka cakrawala pengurus masjid. Selain itu kita juga perlu mengadakan bimtek Imam Masjid, dimana selain Imam kita yang belum sempurna bacaan ayatnya kita juga kekurangan stock imam masjid,” tutur Al Haris.

